Gubernur Kalsel Desak Percepatan Penanganan Karhutla Banjarbaru dan Solusi Krisis Air

Dalam menghadapi tantangan serius yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, memberikan instruksi tegas kepada seluruh pihak terkait untuk segera mengimplementasikan langkah-langkah konkret. Krisis air yang terjadi saat ini menjadi salah satu kendala utama dalam upaya pemadaman, sehingga tindakan cepat dan terkoordinasi diperlukan untuk mencegah bencana lebih lanjut.
Data Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalsel
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, luas lahan yang terbakar di seluruh provinsi telah mencapai angka yang mengkhawatirkan, yaitu 9.088 hektare selama musim kemarau tahun ini. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dan mendesak untuk segera ditangani agar tidak semakin meluas.
Kendala Pemadaman Akibat Krisis Air
Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Posko Pantau Pengayuan, Liang Anggang, Banjarbaru, Gubernur Muhidin menekankan pentingnya ketersediaan air dalam pemadaman karhutla. Ia menyatakan, “Masalah ketersediaan air harus segera diatasi, karena merupakan salah satu penghambat utama dalam proses pemadaman kebakaran di berbagai lokasi.”
Langkah-Langkah Strategis untuk Penanganan Karhutla
Gubernur juga menggarisbawahi bahwa hasil dari koordinasi yang telah dilakukan tidak boleh hanya berhenti pada pembahasan, tetapi harus segera diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan. Penanganan karhutla di Banjarbaru harus difokuskan pada tiga lokasi prioritas yang dianggap krusial, yaitu:
- Guntung Damar
- Hutan Lindung Liang Anggang
- Pengayuan Landasan Ulin
Membangun Sistem Permanen untuk Pencegahan
Langkah-langkah preventif yang direncanakan mencakup pembangunan sistem permanen yang dapat memutus siklus kebakaran yang terjadi setiap musim kemarau. Ini akan melibatkan:
- Penyediaan sumber air yang cukup
- Perendaman lahan yang terintegrasi
- Pemanfaatan pompa air yang efektif
- Pembangunan kolam biofloc portable
- Pengembangan infrastruktur pendukung lainnya
“Dengan sistem yang kami bangun, kami berharap dapat meminimalisir kemungkinan terulangnya kebakaran di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.
Respons Cepat terhadap Titik Api
Gubernur juga menginstruksikan agar tindakan cepat dilakukan apabila titik api mulai membesar. Penggunaan helikopter untuk melakukan water bombing akan dilakukan jika kondisi darurat memerlukan. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan setiap penemuan titik api agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas sebelum kebakaran meluas.
Tujuan Jangka Panjang dalam Penanganan Karhutla
“Target penanganan karhutla bukan hanya sekadar memadamkan api saat ini, tetapi juga membangun sistem air yang baik, peralatan yang memadai, serta meningkatkan kapasitas personel untuk mencegah terulangnya kebakaran pada musim kemarau yang akan datang,” jelas Gubernur Muhidin dengan tegas.
Statistik Terkini Karhutla di Kalsel
Hingga 25 Agustus 2023, BPBD Kalsel mencatat sebanyak 1.903 kejadian karhutla yang berdampak pada luas area sekitar 9.088 hektare. Rincian kejadian karhutla di beberapa wilayah di Kalsel adalah sebagai berikut:
- Banjar: 388 kejadian (2.037,72 hektare)
- Tanah Laut: 301 kejadian (1.661,77 hektare)
- Banjarbaru: 360 kejadian (1.398,40 hektare)
- Hulu Sungai Selatan: 246 kejadian (1.171,63 hektare)
- Tapin: 151 kejadian (861,75 hektare)
Data ini menunjukkan perlunya langkah-langkah strategis dan segera dalam penanganan karhutla untuk melindungi lingkungan dan masyarakat di Kalimantan Selatan.
Kesimpulan
Dengan berbagai langkah yang direncanakan oleh Gubernur Muhidin, diharapkan penanganan karhutla di Banjarbaru dapat dilakukan dengan lebih efektif. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mencegah dan mengatasi krisis kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang.
➡️ Baca Juga: DLH Cimahi Minta Warga Hindari Penggunaan Koran Saat Salat Id untuk Kurangi Sampah Lebaran
➡️ Baca Juga: Mitsubishi Menetapkan Filipina Sebagai Pusat Produksi Mobil Hybrid Sejak 2028



