Zainal Paliwang Sebagai Ketua HKTI Kaltara Fokus pada Kedaulatan Pangan sebagai Misi Utama

Dalam suasana yang penuh harapan untuk kemajuan sektor pertanian, Zainal A. Paliwang baru saja terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalimantan Utara (Kaltara). Dalam kapasitasnya yang baru ini, Gubernur Kaltara tersebut menegaskan bahwa kedaulatan pangan akan menjadi misi utama yang akan diperjuangkan. Dengan tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian, visi ini tidak hanya relevan tetapi juga mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.

Penegasan Kembali Kedaulatan Pangan

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Tarakan, Zainal menyatakan bahwa HKTI Kaltara akan berkolaborasi dengan pengurus pusat serta pemerintah daerah untuk mendukung kedaulatan pangan nasional. Ini merupakan langkah strategis yang menunjukkan komitmen HKTI Kaltara dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks.

Musyawarah Daerah yang Bersejarah

Pemilihan Zainal sebagai Ketua DPD HKTI Kaltara untuk periode 2026-2030 berlangsung dalam Musyawarah Daerah yang diadakan di Tarakan. Penetapan ini menjadi momentum penting, terutama dalam konteks penguatan organisasi yang lebih fokus pada isu-isu pertanian dan kedaulatan pangan.

Proses pemilihan ini ditandai dengan penyerahan mandat dan pataka organisasi oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional HKTI, Abdul Kadir Karding. Ini adalah simbol dari kepercayaan yang diberikan kepada Zainal untuk memimpin dan mendapatkan dukungan dari semua anggota HKTI Kaltara.

Tanggung Jawab dan Amanah

Dalam sambutannya, Zainal menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh kader dan pengurus HKTI Kaltara yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin organisasi ini. Ia menekankan bahwa menerima pataka HKTI merupakan sebuah tanggung jawab besar dan amanah dari para petani yang tersebar di seluruh Kaltara, dari pesisir hingga perbatasan.

“Amanah ini bukan hanya tanggung jawab pribadi saya, tetapi merupakan suara dari semua petani yang mengharapkan perubahan positif dalam sektor pertanian,” katanya.

Pentingnya Konsolidasi Organisasi

Sebagai ketua, Zainal mengajak seluruh jajaran HKTI untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Penguatan struktur organisasi di tingkat bawah sangat penting untuk menciptakan inovasi baru dan regenerasi petani, terutama generasi milenial yang memiliki potensi besar untuk memajukan pertanian di Kaltara.

Zainal menekankan bahwa dengan memperkuat organisasi di tingkat desa, HKTI Kaltara dapat lebih efektif dalam mendorong inovasi dan mempersiapkan regenerasi petani ke depan. “Organisasi yang kuat adalah kunci untuk mencapai tujuan kita dalam kedaulatan pangan,” ujarnya.

Perjuangan untuk Kesejahteraan Petani

Harapan Zainal adalah agar HKTI Kaltara dapat menjadi wadah yang efektif dalam memperjuangkan kepentingan petani. Ia ingin organisasi ini tidak hanya menjembatani antara pemerintah dan petani, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat tani di Kaltara.

“Dengan soliditas organisasi dan kerja sama yang baik dari semua pihak, saya yakin kita dapat mewujudkan kemandirian pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kaltara,” ujarnya penuh keyakinan.

Mendukung Perjuangan Petani

Abdul Kadir Karding, Sekjen DPN HKTI, juga memberikan pandangan yang mendalam mengenai tantangan yang dihadapi oleh petani. Ia menekankan bahwa perjuangan untuk memuliakan petani tidak dapat dilakukan secara individual. Diperlukan sinergi antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut.

Di bawah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, sektor pertanian diangkat sebagai prioritas utama. Ini adalah langkah yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menciptakan kemandirian pangan dan memastikan ketahanan pangan di seluruh negeri.

Prioritas Pertanian

Karding menyoroti bahwa keberhasilan swasembada pangan yang berhasil melampaui target waktu adalah bukti nyata dari komitmen tersebut. Keberhasilan ini tidak hanya memberikan harapan bagi petani, tetapi juga menjadi fondasi bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Diperlukan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, petani, dan semua stakeholder untuk mencapai kedaulatan pangan yang sesungguhnya.

Dengan demikian, fokus pada kedaulatan pangan menjadi sangat penting, baik untuk kesejahteraan petani maupun untuk stabilitas ekonomi nasional. HKTI Kaltara di bawah kepemimpinan Zainal A. Paliwang diharapkan mampu membawa perubahan nyata dan berkontribusi secara signifikan terhadap kemajuan sektor pertanian di Kalimantan Utara.

➡️ Baca Juga: Arus Mudik dan Balik di Jalur Arteri Gebang yang Perlu Anda Ketahui

➡️ Baca Juga: 900 Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA Nepal, Tim SAR Hadapi Lumpur dan Puing-puing

Exit mobile version