Perbandingan Samsung S24 vs Pixel 8 kenapa update software Pixel lebih worth it banget

Tahukah Anda? Meski kapasitas baterai Pixel lebih besar, pengujian nyata menunjukkan model rival bertahan lebih lama dalam pemakaian harian—itulah contoh nyata mengapa angka di spesifikasi tidak selalu menentukan pilihan.
Di sini kita bedah kedua compact flagship 6,2 inci yang sama-sama tahan air IP68 dan pakai kaca pelindung kelas atas. Fokus utama adalah janji dukungan software 7 tahun dan pengalaman update yang berpengaruh pada nilai jangka panjang devices.
Secara ringkas: satu ponsel unggul di performa dan gaming berkat chipset yang lebih kencang, layar LTPO 120Hz, serta fingerprint ultrasonic yang responsif. Sementara satunya lagi menonjol di konsistensi hasil foto, warna natural, dan alur update yang bersih.
Kami akan jelaskan trade‑off nyata: baterai, kecepatan isi daya, kamera telephoto dan video, sampai bagaimana sistem operasi memengaruhi pemakaian sehari‑hari dan support jangka panjang untuk pilihan Anda.
Membaca niat pengguna: mencari update mana yang paling bernilai di kehidupan nyata
Pengalaman sehari-hari sering berubah tergantung cepatnya perbaikan dan fitur baru hadir di ponsel Anda. Kedua model menjanjikan masa dukungan software 7 tahun, namun ritme rilis berbeda. galaxy s24 datang dengan One UI 6.1 dan Galaxy AI yang kaya fitur. Sementara google pixel menekankan rilis OS langsung dan Feature Drops kuartalan.
Bagi banyak pengguna di Indonesia, kepentingan utama adalah stabilitas untuk pemakaian 3–5+ tahun. Ritme update memengaruhi keamanan, kompatibilitas aplikasi, dan kenyamanan banking atau foto sehari-hari.
- Direct OS cepat: nilai plus untuk pengalaman tanpa penundaan.
- Feature-rich One UI: cocok untuk yang suka kustomisasi dan ekosistem.
- Price dan terms kepemilikan dapat mengubah total cost of ownership.
- Choice akhir: alur update yang rapi vs gudang features sehari-hari.
| Aspek | galaxy s24 | google pixel |
|---|---|---|
| Cadence fitur | One UI fitur konsisten | Feature Drops kuartalan |
| Batas dukungan | Hingga Januari 2031 | Hingga Oktober 2030 |
| Nilai praktis | Kustomisasi & AI | Perbaikan cepat & sederhana |
Harga dan value for money di Indonesia
Banderol resmi dan opsi storage menetapkan batasan nyata bagi anggaran dan kebutuhan jangka panjang.
Harga global mulai dari $799 untuk galaxy s24 dan $699 untuk pixel menunjukkan selisih yang konsisten di banyak pasar. Perbedaan price awal ini memberi pilihan berbeda bagi pembeli di Indonesia.
Opsi storage juga menentukan nilai. galaxy s24 hadir dalam 128/256/512GB, sementara pixel maksimal 256GB. Keduanya tanpa microSD, jadi pilih storage dengan hati‑hari untuk horizon 3–5 tahun.
Banderol awal dan opsi storage
- Price awal yang lebih rendah pada pixel memberi ruang anggaran untuk aksesoris atau layanan.
- Storage hingga 512GB di galaxy s24 cocok untuk creator yang rekam banyak video 4K/8K.
- Tanpa slot microSD membuat keputusan awal soal kapasitas jadi krusial.
| Aspek | galaxy s24 | pixel |
|---|---|---|
| Price awal (global) | $799 | $699 |
| Opsi storage | 128 / 256 / 512GB | 128 / 256GB |
| Nilai harian | Hardware lebih lengkap (telephoto, LTPO) | Kamera konsisten & Android murni |
Kesimpulan singkat: nilai harian tergantung apakah Anda butuh storage besar dan fitur hardware, atau ingin entry point yang lebih murah untuk pengalaman Android murni.
Desain, ketahanan, dan kenyamanan genggam
Desain dan bahan menentukan kesan pertama serta kenyamanan pakai sehari‑hari.
Material & durability
Kedua device pakai Corning Gorilla Glass dan bersertifikat IP68 untuk ketahanan debu dan air.
galaxy s24 memakai Gorilla Glass Victus 2 di depan dan belakang dengan frame aluminium, sedangkan pixel 8 gunakan glass victus generasi pertama dan frame aluminium juga.
Dimensi, bobot, dan ergonomi
S24 lebih ringkas dan ringan (sekitar 5,93 ons) dibanding Pixel 8 (sekitar 6,6 ons), jadi lebih pas di saku jeans kecil.
Edge yang datar pada S24 memberi grip tegas dan gaya modern. Sisi melengkung pada Pixel 8 terasa lebih nyaman saat digenggam lama.
- Material premium: Gorilla Glass Victus 2 memberi ketahanan gores lebih baik.
- Kedua phones aman untuk aktivitas outdoor ringan berkat IP68.
- Perbedaan camera bar vs lensa individual memengaruhi estetika dan keseimbangan saat diletakkan.
| Aspek | galaxy s24 | pixel 8 |
|---|---|---|
| Glass | Gorilla Glass Victus 2 | Gorilla Glass Victus (gen 1) |
| Dimensions & bobot | Lebih ringkas, ~5,93 ons | Lebih padat, ~6,6 ons |
| Desain belakang | Cluster lensa individual | Bar kamera melintang |
| Ergonomi | Flat edges — grip tegas | Curved edges — nyaman digenggam lama |
Layar dan pengalaman visual
Layar adalah pintu utama pengalaman visual, terutama di iklim tropis seperti Indonesia. Di sini kita bandingkan bagaimana panel, kecerahan, dan sensor memengaruhi penggunaan sehari‑hari.
Panel & refresh
Kedua phone pakai panel 6,2 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan dukungan HDR10+. Namun, galaxy s24 menggunakan LTPO OLED yang bisa menyesuaikan refresh untuk efisiensi baterai.
Hasilnya: scrolling dan animasi tetap mulus, sementara refresh turun saat baca teks panjang, menghemat daya tanpa terasa.
Kecerahan puncak & visibilitas outdoor
Perbedaan nits nyata: S24 mencapai puncak 2.600 nits, sedangkan rival sekitar 2.000 nits. Ini membuat screen S24 lebih mudah dibaca di bawah sinar matahari terik.
Bezel, sensor, dan proteksi
Bezel lebih tipis pada S24 sehingga rasio layar‑ke‑bodi lebih tinggi dan imersi terasa lebih kuat.
Sensor sidik jari ultrasonic pada S24 lebih cepat dan lebih andal di kondisi tangan sedikit basah atau kotor. Rival memakai sensor optical yang tetap andal namun sedikit lebih lambat.
| Aspek | galaxy s24 | google pixel |
|---|---|---|
| Panel | LTPO OLED 120Hz | OLED 120Hz |
| Peak nits | 2.600 | 2.000 |
| Proteksi glass | Gorilla Glass Victus 2 | Gorilla Glass Victus |
Performa dan AI: Exynos 2400 vs Google Tensor G3
Daya komputasi dan AI on‑device kini jadi pilar utama saat memilih ponsel flagship.
Exynos 2400 menunjukkan keunggulan nyata di benchmark. Skor multi‑core sekitar 35% lebih tinggi dan single‑core ~23% dibanding google tensor. Gabungan CPU+GPU juga unggul ~32%, sehingga impact terasa saat gaming dan multitasking berat.
Benchmark dan real-world use
Perbedaan angka berpengaruh pada frame rate dan suhu saat main game berat. Judul seperti Genshin tampil lebih stabil pada perangkat dengan exynos 2400.
Varian dengan snapdragon gen pada lini tertinggi kerap mendekati atau melampaui hasil benchmark ekspektasi, terutama untuk GPU.
AI on‑device
NPU kuat pada exynos memberi akselerasi untuk generative edit dan ray‑tracing ringan. Sementara google tensor dioptimalkan untuk fitur foto dan audio pintar seperti Magic Eraser dan Audio Magic Eraser.
Kinerja harian
Untuk browsing, sosial media, dan multitasking ringan, kedua perangkat terasa mulus. Perbedaan paling jelas muncul saat memaksa engine kerja keras—game, rendering, atau banyak aplikasi latar belakang.
| Aspek | exynos 2400 | google tensor g3 |
|---|---|---|
| CPU/GPU (benchmark) | ~35% multi‑core & ~32% gabungan lebih tinggi | Optimasi AI, skor sintetis lebih rendah |
| AI on‑device | Kuat untuk generative edit & ray‑tracing | Fitur pengeditan foto/audio cerdas |
| Gaming & suhu | Frame rate lebih stabil, manajemen power baik | Stabil untuk pemakaian sehari‑hari |
| Nilai praktis | Lebih baik untuk creator dan gamer | Lebih cepat dalam workflow foto sehari‑hari |
- Kesimpulannya: bila prioritas Anda adalah raw performance dan gaming, exynos 2400 memberikan keunggulan nyata. Jika fokus pada fitur AI yang mempercepat editing foto/audio, google tensor menawarkan pengalaman yang halus dan praktis.
Kamera: konsistensi Pixel vs versatilitas telephoto S24

Di ranah fotografi sehari‑hari, perbedaan pemrosesan dan hardware menentukan hasil akhir.
Sensor utama pada google pixel memakai 50MP 1/1,31″ f/1.7 dengan laser AF. Ini memberi dynamic range dan noise rendah terutama di kondisi indoor.
Sementara galaxy s24 gunakan 50MP 1/1,56″ yang dipadukan pemrosesan agresif. Hasil cenderung vivid dengan HDR kuat untuk media sosial.
Zoom, ultrawide, dan video singkat
Telephoto 3x pada S24 benar‑benar memperluas reach. Mode 2x crop pada Pixel nyaman tapi tidak sebanding dari sisi optik.
Ultrawide keduanya seimbang; kadang S24 sedikit lebih tajam, kadang Pixel lebih bersih.
Untuk video, S24 mendukung 8K30, sedangkan Pixel unggul di 4K60 dengan tone hangat dan stabilisasi yang solid.
| Aspek | google pixel | galaxy s24 |
|---|---|---|
| Sensor utama | 50MP 1/1,31″ f/1.7 + laser AF | 50MP 1/1,56″ pemrosesan agresif |
| Telephoto | 2x crop (digital) | 3x optik |
| Video | 4K60, warna hangat | 8K30, vivid HDR |
| Karakter | Konsistensi warna, low‑light baik | Punchy, kontras tinggi |
Kesimpulannya: pilih yang mengutamakan konsistensi warna dan detail halus, atau yang butuh telephoto optik dan film 8K untuk kreasi lebih leluasa.
Baterai dan pengisian daya
Baterai bukan sekadar angka mAh. Efisiensi panel dan chip sering menentukan laik pakai di lapangan. Di sini kita bandingkan daya tahan dan cara mengisi daya kedua perangkat.
Kapasitas vs daya tahan nyata
Walau kapasitas 4.000 mAh terlihat lebih kecil, battery life S24 unggul berkat LTPO dan SoC yang hemat. Uji rundown menunjukkan S24 tahan >13 jam, sedangkan rival dengan 4.575 mAh sekitar 10 jam 20 menit.
Kecepatan charging kabel
Kedua phones pakai PD 3.0: satu mendukung 25W, satunya 27W. Dalam praktik, waktu penuh sekitar 1 jam 15 menit untuk keduanya.
Perbedaan 25W vs 27W terasa minimal; kualitas adaptor dan kabel lebih berpengaruh pada laju charging.
Wireless charging & reverse wireless
Wireless charging praktis untuk meja kerja. Satu perangkat capai 15W, lawan hingga 18W jika pakai charger kompatibel.
Reverse wireless berguna untuk mengisi earbuds atau jam tangan saat darurat. Hindari casing tebal agar rate pengisian tidak turun.
- Untuk komuter, battery life yang lebih panjang mengurangi kekhawatiran low batt di siang hari.
- Jika sering pakai kamera atau AI berat, siapkan power bank ringkas untuk sesi panjang.
- Tips umur panjang: jaga charge di rentang 20–80% agar quality sel baterai terjaga.
| Aspek | Perangkat A | Perangkat B |
|---|---|---|
| Kapasitas | 4.000 mAh | 4.575 mAh |
| Battery life (rundown) | >13 jam | ~10 jam 20 menit |
| Charging kabel | 25W PD 3.0 (≈1j15m) | 27W PD 3.0 (≈1j15m) |
| Wireless charging | 15W | 18W |
| Reverse wireless | Ya | Ya |
Butuh referensi lengkap dan perbandingan fitur lain? Lihat perbandingan lengkap untuk konteks lebih luas.
Konektivitas dan ekosistem
![]()
Saat sinyal padat atau router rumah penuh, perbedaan modem dan Wi‑Fi terasa signifikan.
Semua device mendukung 5G, NFC, dan Bluetooth 5.3 sehingga kebutuhan dasar terpenuhi. Untuk koneksi seluler, galaxy s24 memakai modem Snapdragon X75 yang meningkatkan stabilitas dan efisiensi saat jaringan sibuk.
Di sisi jaringan lokal, google pixel menawarkan Wi‑Fi 7 untuk future‑proofing di rumah atau kantor dengan router terbaru. Perangkat lain tetap cepat dengan Wi‑Fi 6E.
Sedangkan soal audio, kedua phones punya speaker stereo yang sangat baik. Satu terasa lebih lantang dengan bass penuh, lawan lebih jernih pada vokal—berguna untuk podcast atau webinar.
- Codec Bluetooth: keduanya mendukung LDAC; google pixel juga menambah aptX dan aptX HD untuk ekosistem audio tertentu.
- Latensi & rate: modem kuat plus Bluetooth stabil menurunkan lag saat gaming dan panggilan.
- Sharing: wireless sharing via SmartThings atau Nearby Share memudahkan kirim file antar ekosistem.
- Pairing: koneksi ke jam tangan atau buds terasa paling mulus dalam ekosistem masing‑masing.
| Aspek | galaxy s24 | google pixel | Catatan |
|---|---|---|---|
| Modem seluler | Snapdragon X75 | Modem 5G standar | X75 unggul di stabilitas jaringan padat |
| Wi‑Fi | Wi‑Fi 6E | Wi‑Fi 7 | Wi‑Fi 7 lebih future‑proof di jaringan lokal |
| Bluetooth codec | LDAC | LDAC, aptX, aptX HD | Pixel lebih fleksibel untuk TWS hi‑res |
| Speaker | Lantang, bass lebih penuh | Jernih, vokal lebih detail | Pilih sesuai preferensi audio |
Samsung S24 Vs Pixel 8 Update: masa dukungan, cadence, dan nilai tambah
Ritme rilis fitur dan patch keamanan menentukan apakah sebuah ponsel terasa “segar” setelah bertahun‑tahun.
Janji 7 tahun: One UI 6.1 vs Android murni dengan Feature Drops
Kedua perangkat menjanjikan dukungan OS dan keamanan selama tujuh tahun. Itu berarti investasi Anda terlindungi untuk jangka panjang.
Perbedaan nyata ada pada cara pembaruan datang. Satu pihak mengandalkan Feature Drops kuartalan dan direct OS, sementara lain membawa One UI 6.1 lengkap dengan Galaxy AI dan DeX untuk produktivitas layar besar.
Direct OS update & pengalaman bersih: mengapa Pixel terasa lebih “worth it”
Alur direct OS membuat perbaikan keamanan dan fitur baru muncul lebih cepat. Pengguna merasakan pembaruan yang konsisten tanpa lapisan kustomisasi tambahan.
Sementara itu, One UI memberi banyak features dan integrasi ekosistem—Watch, Buds, SmartTag—yang menambah nilai bagi power user dan creator, apalagi dengan opsi storage hingga 512GB.
- Keamanan & cadence: direct OS = cepat; One UI = kaya fitur.
- Ekosistem: integrasi perangkat lebih erat di platform tertentu.
- Harga & nilai: harga awal yang lebih rendah sering membuat direct OS terasa lebih worth it untuk pengguna awam.
Untuk perbandingan technical lebih mendalam, lihat perbandingan lengkap sebagai rujukan.
Kesimpulan
Akhirnya, pertimbangan utama adalah fitur yang betul‑betul dipakai sehari‑hari.
Jika Anda butuh daya tahan dan performa untuk gaming serta layar super terang, galaxy s24 lebih cocok. Perangkat ini unggul pada battery, sidik jari ultrasonic, telephoto 3x, speaker kuat, dan opsi storage hingga 512GB.
Bagi yang mengutamakan hasil foto yang konsisten tanpa banyak edit, google pixel tetap juara di camera utama. Harga lebih ramah dan pengalaman Android murni juga jadi nilai tambah.
Kesimpulannya: pilih galaxy s24 untuk performa, battery, dan fleksibilitas kamera. Pilih google pixel untuk kesederhanaan, warna natural, dan update cepat. Untuk detail dukungan software 7 tahun, lihat referensi tentang dukungan perangkat dukungan software terbaik.



