SDN 2 Muara Mengalami Kerusakan Berat Akibat Terjangan Puting Beliung – Tautan Video

SDN 2 Muara, sebuah sekolah dasar negeri di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, mengalami kerusakan signifikan yang menghancurkan hampir seluruh struktur bangunannya. Angin puting beliung yang melanda pada Rabu, 11 Maret 2026, telah meruntuhkan harapan dan mimpi belajar puluhan siswa. Untuk sementara waktu, para siswa diinstruksikan untuk belajar dari rumah, menunggu gedung sekolah mereka diperbaiki dan dapat digunakan kembali.
Kerusakan yang Diakibatkan Puting Beliung
Angin puting beliung yang melanda pada Rabu sore tersebut, telah merusak sebagian besar fasilitas di Desa Muara, termasuk SDN 2 Muara. Nesmi, Kepala Sekolah SDN 2 Muara menjelaskan, beruntungnya saat peristiwa tersebut terjadi, seluruh siswa dan tenaga pengajar telah pulang ke rumah, sehingga tidak ada korban jiwa yang berjatuhan.
Angin kencang yang berputar tersebut, telah merusak hampir seluruh bagian sekolah. Mulai dari ruang kelas untuk kelas satu hingga enam, musala, tempat parkir, ruang guru, hingga kamar mandi. Beberapa atap bangunan bahkan terbang dan menabrak rumah-rumah warga sekitar sekolah.
Langkah-langkah Pemulihan dan Perbaikan
Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon yang langsung meninjau kondisi lokasi, telah memberikan kebijakan agar siswa belajar dari rumah sementara waktu. Ronianto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah akan segera mengajukan permohonan perbaikan bangunan, agar kegiatan belajar mengajar dapat segera dilanjutkan.
Pemerintah Daerah pun telah menetapkan target waktu untuk memulai proses perbaikan sekolah. Hal ini dilakukan agar saat siswa kembali bersekolah, fasilitas belajar sudah dapat kembali digunakan. Perbaikan ini diharapkan dapat segera dilakukan dalam waktu dekat.
Impak dan Dampak Puting Beliung
Angin puting beliung telah membuat kerusakan besar pada SDN 2 Muara, namun tidak mengakibatkan korban jiwa. Beberapa dampak yang ditimbulkan diantaranya:
- Mengganggu proses belajar mengajar
- Merusak fasilitas sekolah
- Menyebabkan trauma pada siswa dan tenaga pengajar
- Merusak rumah warga sekitar sekolah
- Mengakibatkan biaya perbaikan yang cukup besar
Meski demikian, pihak sekolah bersama Pemerintah Daerah terus berupaya untuk segera memulihkan kondisi sekolah dan melanjutkan proses belajar mengajar.
➡️ Baca Juga: 9 Rekomendasi Tempat Bukber di Jakarta Pusat, Gampang Diakses Dari Mana Saja
➡️ Baca Juga: Maudy Ayunda Antisipasi Adegan Kerasukannya di Film Para Perasuk Viral Sebagai Meme
