
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi baru-baru ini mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan koran sebagai alas saat melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah kertas yang biasa meningkat pesat setelah pelaksanaan ibadah besar ini. Mengingat momen salat Idul Fitri dihadiri oleh ribuan jamaah, hal ini menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Pentingnya Kesadaran Lingkungan di Momen Salat Id
Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menegaskan bahwa penggunaan koran sekali pakai dapat memperbesar volume sampah, terutama pada lokasi-lokasi salat yang ramai. Dengan banyaknya orang yang hadir, dampak dari penggunaan koran ini bisa sangat signifikan.
“Kami sangat menyarankan kepada masyarakat untuk membawa sajadah pribadi berbahan kain atau alas lain yang dapat digunakan kembali. Dengan cara ini, diharapkan tidak akan ada sampah yang ditinggalkan setelah ibadah,” jelas Chanifah saat memberikan informasi melalui telepon.
Regulasi yang Mendukung Inisiatif Ini
Imbauan ini sejalan dengan Surat Edaran Wali Kota Cimahi Nomor 11 Tahun 2026 yang mengatur tentang pengurangan sampah selama Ramadan dan pengendalian sampah saat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kebijakan ini juga merupakan bagian dari implementasi Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026, yang menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik selama periode ini.
Statistik Sampah Selama Ramadan
DLH mencatat bahwa volume sampah rumah tangga, terutama dari sisa makanan dan kemasan sekali pakai, mengalami peningkatan setiap tahunnya selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Fenomena ini tidak hanya mempengaruhi kebersihan lingkungan tetapi juga dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
“Kondisi ini dipicu oleh tingginya konsumsi serta penggunaan produk yang sulit didaur ulang. Ini menjadi tantangan bagi kami dalam menjaga kebersihan di Kota Cimahi,” tambah Chanifah.
Mendorong Gaya Hidup Minim Sampah
Pemerintah Kota Cimahi juga berupaya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan selama Lebaran. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Menghindari pemborosan makanan
- Menggunakan wadah yang dapat digunakan ulang, seperti tas belanja dan tumbler
- Menolak penggunaan plastik sekali pakai saat berbuka puasa dan dalam acara halal bihalal
- Memilih produk dengan kemasan yang ramah lingkungan
- Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah
Pemilahan Sampah yang Efektif
Chanifah juga mengingatkan akan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Masyarakat diimbau untuk memisahkan sampah organik, anorganik yang memiliki nilai ekonomis, dan residu.
“Sampah organik bisa diolah menjadi kompos atau pakan ternak, sementara sampah anorganik yang masih bernilai dapat disalurkan ke bank sampah,” ujarnya.
Fasilitas Tempat Sampah di Tempat Ibadah
Dalam pelaksanaan salat Idul Fitri, panitia di setiap tingkat, dari tingkat kota hingga lingkungan masjid, perlu menyediakan fasilitas tempat sampah yang memadai. Selain itu, penting untuk memberikan edukasi kepada jamaah mengenai pengelolaan sampah sebelum ibadah dimulai.
Nasihat untuk Masyarakat yang Mudik
Imbauan serupa juga berlaku bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Warga disarankan untuk membawa botol minum dan wadah makan sendiri, serta membuang sampah secara terpilah di rest area atau titik pemberhentian. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat berkontribusi dalam mengurangi volume sampah yang dihasilkan selama Lebaran.
Melalui upaya bersama ini, diharapkan Kota Cimahi dapat menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan yang baik, terutama dalam momen-momen penting seperti Idul Fitri. Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan yang sehat harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga setiap individu.
➡️ Baca Juga: Optimalisasi Layanan JKN BPJS Kesehatan Selama Libur Lebaran: Menjamin Kualitas Pelayanan Tetap Prima
➡️ Baca Juga: Panduan Mudik Aman dan Nyaman untuk Perjalanan yang Lebih Baik




