PTP Nonpetikemas Jamin Pelayanan Arus Barang Lancar 24/7 Selama Lebaran

Jakarta – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) berkomitmen untuk memastikan semua layanan operasional pelabuhan berjalan dengan lancar selama bulan Ramadhan hingga perayaan Lebaran 1447 Hijriah. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga arus barang yang efisien dan mendukung kesinambungan rantai logistik di tingkat nasional.
Peran Strategis PTP Nonpetikemas dalam Distribusi Logistik
Sebagai bagian dari Pelindo Group, PTP Nonpetikemas memainkan peran penting dalam mendukung distribusi logistik di seluruh Indonesia. Khususnya, layanan bongkar muat kargo curah, baik cair maupun kering, serta kargo umum, menjadi fokus utama dalam berbagai wilayah operasional perusahaan. Dwi Rahmad Toto S., Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, menegaskan bahwa semua kegiatan kepelabuhanan akan berlangsung secara normal selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu selama periode ini.
“Kami memastikan bahwa semua aktivitas di kawasan kerja PTP Nonpetikemas tetap optimal selama bulan Ramadhan hingga Lebaran. Operasional bongkar muat kapal akan terus berjalan guna menjaga kelancaran arus barang dan memastikan distribusi logistik nasional tetap terjaga,” ungkap Toto dalam pernyataannya.
Persiapan Sumber Daya dan Infrastruktur
Dalam rangka mendukung kelancaran operasional, PTP Nonpetikemas sudah menyiapkan berbagai sumber daya manusia, peralatan operasional, dan sistem pendukung layanan di seluruh cabang yang tersebar di 11 pelabuhan di Indonesia. Dengan sistem kerja yang beroperasi 24 jam setiap hari, perusahaan menjamin bahwa kegiatan bongkar muat, penerimaan, dan pengiriman barang dapat dilakukan dengan aman dan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku.
Perusahaan juga telah menyiapkan infrastruktur yang memadai untuk mendukung aktivitas tersebut, sehingga semua pengoperasian pelabuhan dapat dilakukan dengan efisien dan efektif.
Peningkatan Aktivitas Logistik Selama Lebaran
Selama periode Lebaran, diperkirakan akan terjadi lonjakan aktivitas distribusi logistik, terutama menjelang pengaturan lalu lintas angkutan barang dan pasca arus balik Lebaran. Dalam konteks ini, PTP Nonpetikemas memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk otoritas pelabuhan, aparat keamanan, serta mitra kerja. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas operasional di lapangan.
Peran Cabang PTP Nonpetikemas dalam Mendukung Arus Mudik
Cabang PTP Nonpetikemas di Banten dan Panjang juga berperan penting dalam memastikan kelancaran arus mudik dan distribusi logistik selama Lebaran. Di Cabang Banten yang beroperasi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, fasilitas pelabuhan kembali diaktifkan sebagai jalur alternatif untuk penyeberangan sepeda motor dan truk logistik menuju Sumatra sejak 11 Maret 2026. Infrastruktur yang disiapkan meliputi tiga dermaga kapal Ro-Ro dan area penyangga kendaraan, yang bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Merak serta memastikan mobilitas kendaraan dan distribusi logistik tetap berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Cabang Panjang di Lampung juga berfungsi sebagai simpul yang krusial dalam mendukung arus logistik menuju wilayah Sumatra. Pelabuhan Panjang berfungsi sebagai jalur alternatif untuk penerimaan pemudik sepeda motor dari Jakarta, sembari tetap melayani distribusi berbagai komoditas strategis. Dengan dermaga, lapangan penumpukan, dan fasilitas operasional yang beroperasi selama 24 jam, cabang ini berusaha memastikan kelancaran arus barang dan mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Kebijakan Pembatasan Operasional Angkutan Barang
Merujuk pada Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor AJ.201/2/5/DJPD/2026, pembatasan operasional angkutan barang akan diterapkan pada 13–29 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan prioritas pada distribusi logistik yang penting, seperti bahan bakar minyak atau gas, hewan ternak, pupuk, bantuan korban bencana alam, serta bahan pokok lainnya.
Prioritas Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Fiona Sari Utami, Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, menambahkan bahwa perusahaan sangat memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kepatuhan terhadap prosedur operasional dalam setiap kegiatan pelayanan. Hal ini menjadi prioritas utama untuk memastikan bahwa semua aktivitas dapat berjalan dengan aman dan efektif.
“Kelancaran operasional pelabuhan tidak bisa tercapai tanpa adanya koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder agar pengaturan lalu lintas dan aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan dengan optimal selama periode Lebaran,” tambah Fiona. Dengan berbagai langkah yang telah diambil, PTP Nonpetikemas berharap dapat terus memberikan layanan terbaik dan menjadi mitra terpercaya bagi para pengguna jasa dalam mendukung kelancaran distribusi logistik nasional.
➡️ Baca Juga: Jus Sehat untuk Dikonsumsi Selama Berpuasa: Pilihan Terbaik untuk Menunjang Kesehatan Anda
➡️ Baca Juga: Habib Jafar Ungkap Pengalaman Vidi Aldiano: 7 Tahun Berjuang Melawan Penyakit Sebagai Penebus Dosa



