Perkembangan Ekosistem Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan oleh KEK ETKI Banten untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Pada 7 Oktober 2024, pemerintah resmi mendeklarasikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten yang berlokasi di BSD City. Ini adalah KEK pertama di wilayah Jakarta Raya yang berfokus pada sektor pendidikan, teknologi, industri kreatif, dan kesehatan. Menurut Lindawaty Chandra, Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten, kawasan ini diciptakan untuk merancang ekosistem terintegrasi yang mendukung peningkatan sumber daya manusia serta riset dan inovasi di Indonesia.

Lindawaty mengatakan bahwa desain KEK ETKI Banten bukan hanya untuk menarik investasi, tetapi juga untuk membangun sumber daya manusia (SDM) unggul dan ekosistem berkelanjutan. Ini adalah bagian penting dari transformasi Indonesia menuju economy yang berbasis pengetahuan. KEK ETKI Banten atau yang juga dikenal sebagai D-HUB SEZ, merupakan kawasan strategis seluas 60 hektare yang dibagi menjadi dua area pengembangan.

Area pertama meliputi sekitar 29 hektare, sedangkan area kedua seluas 31 hektare telah dipersiapkan untuk pengembangan selanjutnya. Lokasi kawasan ini sangat strategis karena berada di BSD City yang memiliki populasi besar dan terus berkembang. Dalam radius 10 kilometer dari kawasan ini, terdapat sekitar 2,2 juta penduduk yang menjadi pasar potensial utama.

Diperkirakan total penduduk ini akan meningkat hingga mencapai sekitar 4,5 juta jiwa dalam 30 tahun ke depan, seiring dengan perkembangan wilayah BSD City. Kawasan ini juga terhubung dengan berbagai moda transportasi seperti KRL, bus umum, serta jaringan shuttle BSD. Selain itu, akses kendaraan pribadi juga didukung oleh jaringan jalan utama dan tol yang menghubungkan kawasan ini dengan wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dalam kawasan KEK ETKI Banten, berbagai fasilitas telah dibangun untuk mendukung aktivitas pendidikan, riset, dan layanan kesehatan. Salah satunya adalah Biomedical Campus, yang menggabungkan ruang kantor premium di Knowledge Tower dan fasilitas medis di Science Tower. Kawasan ini dirancang untuk mendukung operasional perusahaan teknologi kesehatan serta riset medis dengan ruang sewa mulai dari 150 meter persegi.

Selain itu, terdapat Medical Suites, fasilitas yang dirancang khusus untuk penyedia layanan kesehatan dengan standar medis tingkat lanjut, termasuk kepatuhan terhadap standar Bio Safety Level 2 (BSL-2). Struktur dua menara utama fasilitas ini ditargetkan selesai pada kuartal pertama 2026 dengan target penyerahan pada September 2026.

Pengembangan lain di kawasan ini adalah Powell Commercial Units, ruang komersial yang dirancang untuk perusahaan inovatif dan pelaku usaha di sektor teknologi serta industri kreatif. Proyek ini saat ini berada pada tahap penyelesaian konstruksi dan pekerjaan fasad dengan target penyerahan pada April 2026.

Selain itu, sejumlah institusi pendidikan dan layanan kesehatan juga telah resmi beroperasi di kawasan ini. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa pendidikan dan kesehatan dapat diakses oleh semua orang. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

➡️ Baca Juga: Irfan Hakim: Memanfaatkan Bulan Ramadan Sebagai Momen Menenangkan Hati

➡️ Baca Juga: Mengupas Harga Mobil Listrik untuk Perjalanan Mudik: Panduan Lengkap Anda

Exit mobile version