Dalam perjalanan hidup, anak-anak yatim dan yatim piatu seringkali menghadapi tantangan yang tidak mudah. Mereka kehilangan sosok orang tua yang seharusnya menjadi pelindung dan pemberi kasih sayang. Di sinilah peran penting lembaga sosial seperti Yayasan Al Qohhar menjadi relevan. Selama lebih dari dua dekade, yayasan ini telah berkomitmen untuk memberikan dukungan yang holistik bagi anak-anak yang membutuhkan, bukan hanya dalam bentuk bantuan finansial, tetapi juga pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai perjalanan Yayasan Al Qohhar yang telah menorehkan prestasi gemilang dalam merawat masa depan anak-anak yatim dan yatim piatu.
Sejarah dan Fondasi Yayasan Al Qohhar
Yayasan Al Qohhar didirikan pada 9 Juli 2003, sebagai kelanjutan dari sebuah majelis ta’lim yang dibina oleh Haji Robert Nitiyudo Wachjo. Pada awalnya, yayasan ini fokus pada kegiatan keagamaan. Namun, setelah kepergian sang guru, Haji Robert mengambil amanat untuk merawat anak-anak yatim dan yatim piatu serta memberikan perhatian kepada para lansia. Proses pendirian yayasan ini melalui tahapan legalitas yang panjang, dan setelah disahkan, yayasan ini mulai mengembangkan berbagai program untuk mendukung anak-anak yang membutuhkan.
Sejak awal berdirinya, Yayasan Al Qohhar berkomitmen untuk tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menyediakan layanan yang lebih komprehensif. Dengan tujuan mulia ini, yayasan telah mengembangkan berbagai program yang mencakup:
- Pendidikan yang berkualitas
- Pelayanan kesehatan yang memadai
- Santunan untuk kebutuhan sehari-hari
- Bantuan tempat tinggal
- Fasilitas untuk kegiatan sosial dan pengembangan diri
Perkembangan dan Capaian Yayasan Al Qohhar
Selama 23 tahun beroperasi, Yayasan Al Qohhar telah berhasil merawat dan mendampingi sekitar 865 anak yatim dan 387 yatim piatu. Salah satu anak asuh yang merasakan dampak positif dari yayasan ini adalah Anaya Syakira Abimanyu, yang bergabung sejak Juli 2024. Dalam pernyataannya, Anaya mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan. “Saya sangat beruntung bisa menjadi bagian dari Yayasan Al Qohhar. Ayah Robert sangat perhatian dan menjadi sosok ayah bagi kami,” ujarnya.
Dukungan yang diberikan oleh Yayasan Al Qohhar tidak sebatas kebutuhan dasar. Anak-anak yang diasuh juga mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai, seperti telepon seluler, laptop, hingga akses ke les bahasa Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa yayasan tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga berusaha untuk mengembangkan potensi anak-anak asuhnya.
Komitmen terhadap Kesehatan Anak
Bagi Haji Robert, memberikan perhatian kepada anak yatim dan yatim piatu bukan hanya tentang memberikan santunan. Ia menyadari bahwa berbagai aspek kehidupan anak-anak ini harus diperhatikan, termasuk kesehatan. Oleh karena itu, Yayasan Al Qohhar tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga memfasilitasi kebutuhan medis anak-anak asuhnya.
Program kesehatan yang disediakan meliputi:
- Kunjungan rutin tim medis
- Pemeriksaan kesehatan berkala
- Pelayanan dokter umum dan dokter gigi
- Akses ke rumah sakit spesialis
- Pendampingan untuk kondisi medis serius
Beberapa kondisi medis yang telah mendapatkan perhatian dari yayasan ini meliputi jantung bocor, spina bifida, retinal detachment, dan leukemia. Ini menunjukkan komitmen Yayasan Al Qohhar dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak asuhnya.
Hubungan Emosional dan Sosial
Selama lebih dari dua dekade, hubungan antara Haji Robert dan anak-anak asuhnya telah berkembang menjadi lebih dari sekadar hubungan antara penyokong dan penerima bantuan. Hubungan ini telah terbangun dalam bentuk keluarga. Haji Robert berusaha untuk selalu hadir dalam kehidupan anak-anak, tidak hanya dengan bantuan material, tetapi juga dengan kasih sayang dan perhatian yang tulus.
Ketua Yayasan Al Qohhar, Kartono Warigogung, menjelaskan bahwa proses pendampingan yang berlangsung selama bertahun-tahun ini telah membangun kedekatan yang kuat. “Pak Haji ingin anak-anak ini mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Jadi bukan sekadar datang memberikan santunan lalu pergi,” tegas Kartono. Menurutnya, anak-anak kini memandang Haji Robert sebagai sosok ayah, yang memberikan rasa aman dan kasih sayang yang mereka butuhkan.
Program-program Inovatif Yayasan Al Qohhar
Yayasan Al Qohhar terus berinovasi dalam program-programnya untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak asuh mereka. Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan antara lain:
- Beasiswa pendidikan bagi anak yatim dan yatim piatu
- Renovasi rumah untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak
- Pendampingan di sekolah untuk membantu anak-anak melanjutkan pendidikan
- Program psikologi untuk mendukung kesehatan mental anak-anak
- Pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemampuan anak-anak
Program-program ini dirancang untuk memastikan bahwa anak-anak tidak hanya mendapatkan bantuan material, tetapi juga dukungan yang diperlukan untuk menjadikan mereka individu yang mandiri dan sukses di masa depan.
Perhatian terhadap Lansia
Sebagai bagian dari komitmennya, Yayasan Al Qohhar juga memberikan perhatian kepada kelompok lansia atau jompo. Melalui program pemberian sembako secara rutin, yayasan memastikan bahwa para lansia yang berada di sekitar mereka juga mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak. Hal ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang dipegang teguh oleh yayasan.
Visi Ke Depan
Dengan perjalanan selama 23 tahun ini, Yayasan Al Qohhar telah membuktikan dedikasinya dalam merawat dan mendampingi anak yatim dan yatim piatu. Visi ke depan yayasan adalah untuk terus memperluas jangkauan program dan layanan yang ditawarkan, sehingga lebih banyak anak-anak yang bisa mendapatkan manfaat dari keberadaan yayasan ini.
Yayasan Al Qohhar berkomitmen untuk tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga memastikan bahwa anak-anak asuhnya mendapatkan pendidikan, kasih sayang, dan perhatian yang mereka butuhkan untuk mengatasi kehilangan orang tua. Dengan fondasi yang kuat dan dukungan dari masyarakat, Yayasan Al Qohhar akan terus berupaya menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim dan yatim piatu di Indonesia.
➡️ Baca Juga: DPRD Mendesak Bank BJB Segera Pindah untuk Kenyamanan Nasabah Padalarang
➡️ Baca Juga: Teman Pertama di Jakarta, Jerome Kenang Kebaikan Vidi Aldiano
