Jakarta – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan nasional, PT Len Industri baru-baru ini memperkenalkan teknologi terbaru mereka, Combat Management System (CMS) Mandhala Mk2. Sistem ini berfungsi sebagai “otak” pengatur bagi sistem tempur kapal perang yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. Inovasi ini tidak hanya menegaskan komitmen terhadap modernisasi alutsista, tetapi juga menunjukkan kemampuan dan potensi teknologi yang dikembangkan oleh anak bangsa.
Pameran Inovasi Teknologi Pertahanan
Pameran teknologi canggih ini disaksikan langsung oleh Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Marsdya TNI Yusuf Jauhari, di Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperbaharui dan meningkatkan kekuatan alutsista melalui inovasi yang dihasilkan oleh industri dalam negeri.
Komitmen PT Len dalam Modernisasi Alutsista
Direktur Utama PT Len, Joga Dharma Setiawan, menjelaskan bahwa pengembangan teknologi CMS, Navigation Data Distribution Unit (NDDU), dan Tactical Data Link (TDL) merupakan bagian integral dari upaya Len untuk mendukung modernisasi sistem pertahanan. Ini juga menekankan pentingnya kemandirian industri pertahanan nasional.
Fungsi Utama CMS Mandhala Mk2
CMS Mandhala Mk2 dirancang untuk mengintegrasikan berbagai instrumen penting, termasuk sensor, radar, sistem komunikasi, navigasi, dan persenjataan, ke dalam satu platform terpadu. Dengan sistem ini, pengambilan keputusan taktis dapat dilakukan secara real-time selama operasi tempur, memberikan keunggulan strategis di lapangan.
Pentingnya Demonstrasi Teknologi untuk Pertahanan
Yusuf Jauhari menilai bahwa demonstrasi ini menunjukkan kemajuan nyata dalam teknologi pertahanan yang dikembangkan oleh para insinyur lokal. Hal ini menjadi bukti bahwa industri pertahanan Indonesia mampu menghasilkan inovasi yang setara dengan perkembangan global.
Peran Forum untuk Industri Pertahanan Nasional
“Forum semacam ini sangat krusial, karena memberikan kesempatan bagi industri pertahanan nasional untuk menampilkan kemajuan teknologi yang telah dicapai. Kami mengapresiasi Len dan industri lainnya yang memberikan ruang bagi insinyur Indonesia untuk berinovasi dan berkarya,” ujar Yusuf.
Inovasi dalam Komunikasi Data Taktis
Selain CMS, PT Len juga memperkenalkan Tactical Data Link (TDL) LINK ID. Teknologi ini berfungsi sebagai penghubung komunikasi data taktis antar berbagai platform militer, yang meliputi kapal perang, pesawat, dan kendaraan tempur. Dengan adanya teknologi ini, operasi gabungan lintas matra dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan aman.
Ketepatan Navigasi dengan NDDU
Dalam hal akurasi posisi, PT Len menghadirkan Navigation Data Distribution Unit (NDDU) CENTRINAV. Alat ini memastikan bahwa semua sistem di kapal, termasuk persenjataan dan radar surveilans, beroperasi secara sinkron dengan tingkat akurasi data navigasi yang sangat tinggi.
Keunggulan Produk dalam Negeri
Joga menambahkan bahwa semua produk yang dikembangkan oleh PT Len dirancang dengan mempertimbangkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi. Ini juga disertai dengan jaminan layanan purna jual yang berkualitas di dalam negeri, memastikan keberlangsungan penggunaan teknologi ini.
Pengembangan Terus-Menerus untuk Meningkatkan Efektivitas Operasi
“Kami terus berupaya mengembangkan teknologi yang dapat mengintegrasikan sensor, komunikasi, navigasi, dan sistem persenjataan menjadi satu kesatuan yang terpadu. Dengan demikian, efektivitas operasi militer bisa ditingkatkan,” ucap Joga dengan penuh keyakinan.
Inovasi otak pengatur sistem tempur kapal perang ini adalah langkah maju yang sangat signifikan dalam upaya meningkatkan kemampuan pertahanan Indonesia. Komitmen PT Len untuk mendukung industri dalam negeri dan meningkatkan kemandirian nasional patut diapresiasi. Dengan teknologi yang semakin maju, diharapkan TNI Angkatan Laut dapat menghadapi tantangan keamanan yang ada dengan lebih siap dan efektif.
➡️ Baca Juga: Berita Terkini: Kronologi Vidi Aldiano dalam Menghadapi Penyakit Kanker Ginjal
➡️ Baca Juga: Jadwal Buka Puasa dan Waktu Magrib di Makassar, 8 Maret 2026: Informasi Terupdate dan Akurat
