Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Buruk, Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia

Kualitas udara di Jakarta pada pagi hari ini menunjukkan angka yang sangat memprihatinkan, menempatkannya di dalam sepuluh besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Dengan status ini, Jakarta kembali masuk dalam kategori udara yang tidak sehat, yang tentunya menjadi perhatian bagi masyarakat dan pemerintah setempat.

Indeks Kualitas Udara Jakarta

Berdasarkan laporan dari IQAir yang diterbitkan pada pukul 05.50 WIB, Jakarta tercatat sebagai kota kedelapan terburuk di dunia dengan indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) mencapai angka 149. Angka ini jelas mengindikasikan bahwa kondisi udara di Jakarta saat ini berada dalam kategori tidak sehat, yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Komponen Polusi Udara

Polusi yang menjadi perhatian utama di Jakarta adalah partikel halus PM2.5, dengan konsentrasi mencapai 48.3 mikrogram per meter kubik. Tingkat ini menunjukkan bahwa kualitas udara tidak sehat terutama bagi kelompok sensitif, seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan masalah kesehatan tertentu. Paparan terhadap kualitas udara yang buruk ini dapat berdampak negatif, baik bagi manusia maupun hewan, serta dapat merusak tumbuhan dan nilai estetika lingkungan.

Kategori Kualitas Udara

Kualitas udara dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan konsentrasi PM2.5. Kategori yang tidak berpengaruh terhadap kesehatan manusia namun dapat memengaruhi tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika memiliki rentang 51-100 mikrogram per meter kubik. Sedangkan kategori baik, yang berarti tidak memberikan efek pada kesehatan, memiliki rentang 0-50 mikrogram per meter kubik.

Dari sisi yang lebih parah, kategori sangat tidak sehat memiliki rentang PM2.5 antara 200-299 mikrogram per meter kubik, yang dapat mengancam kesehatan sejumlah segmen populasi. Kategori berbahaya, yang memiliki angka 300-500, menunjukkan kualitas udara yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi masyarakat secara umum.

Peringkat Kota dengan Kualitas Udara Terburuk

Dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk, Delhi, India, menduduki posisi pertama dengan nilai AQI 185. Diikuti oleh Kuching, Malaysia, yang berada di angka 169. Kuala Lumpur juga mencatat angka buruk di angka 168, sedangkan Manama, Bahrain, tercatat dengan AQI 158. Di urutan kelima, Kinshasa di Republik Demokratik Kongo memiliki AQI 157, diikuti oleh Doha, Qatar, di angka 154, dan Dubai, Uni Emirat Arab, di angka 152.

Tindakan yang Dapat Diambil oleh Masyarakat

➡️ Baca Juga: Panduan Lengkap Memasang Epidural untuk Mengatasi Mules Parah dengan Efektif

➡️ Baca Juga: Garudafood Umumkan Pembagian Dividen Rp350 Miliar, Laba Perusahaan Meningkat Signifikan

Exit mobile version