KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik dari Titik Awal

Dalam sebuah insiden yang menyoroti tantangan dan risiko di dunia pelayaran, KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu, 13 September. Kapal tersebut kini berada dalam posisi terbalik, bergeser sekitar 1,6 mil laut ke arah barat dari titik awalnya. Kejadian ini menarik perhatian banyak pihak, terutama dalam hal upaya pencarian dan penyelamatan yang sedang dilakukan oleh Basarnas.

Posisi Terakhir KM Virgo Transport 8

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, mengungkapkan bahwa perubahan posisi kapal teridentifikasi pada hari kedua operasi pencarian dan penyelamatan (SAR). Pergeseran ini terjadi akibat arus laut yang menggerakkan kapal ke lokasi baru. Dengan kondisi kapal yang terbalik, tantangan bagi tim penyelamat semakin meningkat.

“Saat ini, posisi KM Virgo Transport 8 telah bergeser sekitar 1,6 nautical mile ke arah barat dari lokasi semula dan dalam keadaan terbalik,” jelas Syafii saat mengadakan konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Risiko dalam Operasi Pencarian

Posisi kapal yang terbalik menciptakan tantangan tersendiri bagi tim penyelam. Syafii menekankan pentingnya memastikan semua standar keselamatan terpenuhi sebelum memasuki badan kapal. Cuaca dan kondisi lingkungan bawah laut menjadi faktor yang harus diperhatikan dengan seksama.

“Jika penyelam mencoba masuk ke dalam kapal yang tengkurap, risikonya sangat tinggi. Operasi baru dapat dilanjutkan setelah semua prosedur keselamatan yang diperlukan dipastikan,” ujarnya menambahkan.

Tantangan dalam Operasi Pencarian

Syafii juga menjelaskan bahwa kesulitan dalam operasi pencarian bertambah karena adanya sekat-sekat di dalam kapal. Ruang kosong ini berpotensi membuat posisi kapal terus bergeser mengikuti arus, yang dapat memengaruhi metode pencarian korban di dalam kapal. Oleh karena itu, tim harus mempertimbangkan semua faktor yang ada sebelum mengambil keputusan.

➡️ Baca Juga: Menanam Puluhan Fragmen Karang di Pulau Miang untuk Melestarikan Lingkungan Laut

➡️ Baca Juga: Ulasan Singkat Power Bank Fast Charging untuk Mendukung Mobilitas Pengguna Aktif

Exit mobile version