Feby Febiola Kembali Berakting di Film Kuasa Gelap 2 Setelah Lama Vakum

Jakarta – Setelah cukup lama tidak beraktivitas di dunia akting, Feby Febiola merasa antusias dengan kesempatan untuk kembali berperan dalam sekuel film horor yang mengangkat tema eksorsisme Katolik, berjudul Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Film ini dijadwalkan untuk tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2026. Dalam sebuah wawancara, Feby menyatakan bahwa ia sangat selektif dalam memilih proyek comeback-nya. Ia mengaku tertarik pada film ini setelah membaca naskahnya, yang menurutnya memiliki kedalaman yang berbeda dibandingkan dengan film horor biasa.
“Setelah membaca skenario Kuasa Gelap, saya merasa sangat senang. Saya bahkan sudah menonton film pertama sebelumnya. Cerita ini memang menarik dan memiliki nilai lebih dibandingkan film horor lainnya,” ungkap Feby Febiola saat ditemui di Bajawa Flores Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat, 27 Maret 2026. Selain kekuatan dalam naskah, kehadiran sutradara Rizal Mantovani juga menjadi faktor penting yang meyakinkan Feby untuk menerima tawaran tersebut. Ia menganggap Rizal sebagai sineas yang ikonik, sangat dikenal oleh generasi 90-an.
Kembali ke Dunia Akting
Feby menyatakan kegembiraannya bisa kembali berakting setelah sekian lama tidak syuting. “Rasanya seperti sebuah anugerah dari Tuhan bisa kembali berakting dengan skenario yang bagus, peran yang menarik, dan tim yang hebat,” tambahnya. Meski tawaran untuk membintangi film ini sudah diterimanya sejak Januari 2025, ia sempat melalui berbagai pertimbangan sebelum akhirnya memutuskan untuk terlibat.
Proses Pertimbangan
Feby menjelaskan bahwa meskipun sangat bersemangat untuk menjalani proyek ini, keputusan tersebut tidak diambil begitu saja. “Awalnya saya merasa sangat excited dan ingin sekali menjalani proyek ini, tetapi tentu ada banyak pertimbangan yang harus dilakukan. Saya percaya bahwa akting itu harus berasal dari hati. Jika hati saya merasa cocok, maka mungkin ini adalah proyek yang tepat untuk saya,” tuturnya.
- Feby merasa senang bisa kembali berakting setelah vakum.
- Ia melihat naskah Kuasa Gelap memiliki kedalaman cerita yang berbeda.
- Rizal Mantovani sebagai sutradara membuatnya semakin yakin untuk terlibat.
- Tawaran datang sejak Januari 2025, setelah berbagai pertimbangan.
- Akting harus berasal dari hati, dan ia merasa sreg dengan proyek ini.
Pentingnya Kesiapan Emosional
Feby percaya bahwa keterlibatannya dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah merupakan peluang yang datang pada waktu yang tepat dalam hidup dan kariernya. Ia merasa siap untuk menghadapi tantangan baru ini. “Saya percaya bahwa ini adalah kesempatan yang datang di saat yang tepat. Saya sudah merasa siap untuk menghadapinya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa persiapan untuk film ini tidak terlalu rumit. “Saya hanya memerlukan waktu untuk membaca skenario dan memahami karakter saya. Saya rasa itu sudah cukup untuk mempersiapkan diri,” ungkapnya. Dengan pendekatan yang sederhana ini, Feby menunjukkan bahwa ia memiliki sikap profesional dan tetap fokus pada kualitas aktingnya.
Pengalaman Berharga dalam Proyek Ini
Feby juga mengungkapkan bahwa pengalaman berakting dalam film ini tidak hanya sekadar pekerjaan, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang diri dan kemampuan beraktingnya. “Saya merasa ini adalah kesempatan yang sangat berharga. Tidak hanya untuk berakting, tetapi juga untuk belajar dan tumbuh sebagai seorang aktris,” katanya.
Menurutnya, setiap proyek film adalah pengalaman yang unik, dan ia berharap dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi film ini. Dengan antusiasme yang tinggi, Feby siap untuk kembali ke layar lebar dengan karakter yang kuat dan cerita yang menggugah.
Harapan untuk Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Dengan semua persiapan dan semangat yang ada, Feby Febiola berharap film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dapat diterima dengan baik oleh penonton. Ia yakin bahwa cerita yang disajikan akan menarik dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi para penonton. “Saya berharap film ini bisa memberikan sesuatu yang istimewa dan berkesan, tidak hanya untuk saya tetapi juga untuk penonton,” tuturnya.
Film ini diharapkan bisa menjadi salah satu film horor yang mengedukasi sekaligus memberikan hiburan. Feby percaya bahwa film yang baik tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga mengandung pesan moral yang dapat diambil oleh penonton.
Pesan Moral dan Nilai dalam Film
Dalam konteks film horor, Feby menekankan pentingnya menyampaikan pesan moral yang mendalam. “Walaupun ini adalah film horor, saya percaya bahwa setiap cerita memiliki nilai yang bisa diambil. Saya ingin penonton tidak hanya merasa takut, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang kehidupan dan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita,” jelasnya.
- Film ini diharapkan dapat diterima dengan baik oleh penonton.
- Feby berharap film ini memberikan pengalaman unik dan berbeda.
- Pentingnya menyampaikan pesan moral dalam film horor.
- Setiap cerita harus memiliki nilai yang bisa diambil oleh penonton.
- Film yang baik tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga edukasi.
Menatap Masa Depan
Dengan kembalinya Feby Febiola ke dunia akting melalui Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, banyak yang berharap ini akan menjadi awal dari perjalanan baru dalam kariernya. Ia menunjukkan bahwa meskipun sempat vakum, semangat dan passion-nya untuk berakting tetap ada. “Saya merasa siap untuk tantangan baru ini, dan berharap dapat memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Feby percaya bahwa setiap kesempatan yang datang adalah bagian dari perjalanan hidupnya. Ia berkomitmen untuk terus berusaha dan memberikan yang terbaik dalam setiap proyek yang dijalani. Dengan pengalaman dan dedikasinya, Feby Febiola siap mengambil langkah besar dalam karier aktingnya di film horor ini.
➡️ Baca Juga: Shireen Sungkar dan Vidi Aldiano Wakafkan Sumur untuk Masyarakat di Gunung Kidul Yogyakarta
➡️ Baca Juga: Gaya Hidup Sehat untuk Meningkatkan Energi dan Ketahanan Tubuh Sepanjang Hari




