BRI Gelar BRI inFrame 2026 untuk Abadikan Potret Ekonomi Kerakyatan Indonesia melalui Fotografi

Ekonomi kerakyatan di Indonesia tidak hanya tercermin melalui angka-angka pertumbuhan atau statistik keuangan. Realitasnya terwujud dalam aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari usaha ultra mikro hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terus berkembang. Di sisi lain, semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan layanan keuangan, serta aktivitas ekonomi di wilayah pesisir yang mendukung kehidupan komunitas setempat.
BRI inFrame 2026: Mengabadikan Ekonomi Kerakyatan Melalui Fotografi
Dengan semangat tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, atau yang lebih dikenal dengan nama BRI, kembali menggelar kompetisi fotografi yang bertajuk BRI inFrame 2026. Acara ini terbuka bagi jurnalis, masyarakat umum, dan Insan BRILiaN, bertujuan untuk menangkap dan mendokumentasikan beragam wajah ekonomi kerakyatan di Indonesia melalui medium fotografi.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan setelah sukses di tahun 2024, BRI inFrame 2026 resmi diluncurkan pada tanggal 14 September 2026. Kompetisi ini mengangkat tema besar “Potret Ekonomi Kerakyatan”, yang dirinci dalam tiga subtema menarik: Geliat Ultra Mikro & UMKM, Inklusi dan Digitalisasi Keuangan, serta Ekonomi Pesisir.
Pentingnya Ekonomi Kerakyatan
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan merupakan pilar krusial dalam struktur perekonomian Indonesia. BRI berkomitmen untuk mendukung segmen ini melalui perluasan akses layanan keuangan dan berbagai inisiatif pemberdayaan yang mendorong masyarakat untuk lebih produktif dan meningkatkan kapasitas ekonomi mereka.
“Setiap hari, ada banyak cerita menarik tentang ekonomi kerakyatan yang berlangsung di sekitar kita. Dari pelaku usaha yang terus berkembang, hingga masyarakat yang semakin mudah mengakses layanan keuangan, serta komunitas pesisir yang berperan dalam perekonomian daerah mereka. Dengan BRI inFrame 2026, kami mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat dan mengabadikan kisah-kisah tersebut melalui fotografi,” ungkap Dhanny.
Fotografi sebagai Medium Dokumentasi
Menurut Dhanny, fotografi memiliki kekuatan unik untuk menghadirkan realitas ekonomi dari sudut pandang yang lebih dekat dan manusiawi. Sebuah karya fotografi bukan hanya sekadar merekam peristiwa, tetapi juga menangkap proses, perjuangan, transformasi, dan optimisme masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Oleh karena itu, BRI inFrame 2026 lebih dari sekadar kompetisi fotografi. Kegiatan ini diharapkan menciptakan ruang dokumentasi yang merefleksikan bagaimana ekonomi kerakyatan tumbuh dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia.
Subtema BRI inFrame 2026
Setiap subtema dalam BRI inFrame 2026 dirancang untuk memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi dan menangkap berbagai aspek ekonomi kerakyatan. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing subtema:
Geliat Ultra Mikro & UMKM
Subtema ini berfokus pada aktivitas produktif para pelaku usaha yang menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat. Peserta diundang untuk merekam berbagai momen yang menunjukkan bagaimana para pelaku usaha ultra mikro dan UMKM berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Inklusi dan Digitalisasi Keuangan
Subtema ini membuka kesempatan untuk mendokumentasikan bagaimana masyarakat mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan, terutama dalam era digital. Dengan meningkatnya penggunaan teknologi, peserta dapat menangkap perubahan dalam cara masyarakat berinteraksi dengan layanan keuangan.
Ekonomi Pesisir
Fokus dari subtema ini adalah kehidupan dan aktivitas produktif masyarakat yang bergantung pada potensi ekonomi wilayah pesisir. Peserta diharapkan dapat menyoroti keberagaman dan dinamika ekonomi yang terjadi di daerah pesisir, serta tantangan dan peluang yang dihadapi oleh masyarakat di sana.
Mengapa Mengikuti BRI inFrame 2026?
Partisipasi dalam BRI inFrame 2026 tidak hanya memberikan kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga untuk menjadi bagian dari gerakan yang lebih besar dalam mendokumentasikan dan merayakan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Berikut adalah beberapa alasan untuk ikut serta:
- Kesempatan untuk menunjukkan bakat fotografi Anda kepada publik dan mendapatkan pengakuan.
- Berpartisipasi dalam gerakan yang mendukung ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat.
- Mendapatkan pengalaman berharga dalam mendokumentasikan dan mengungkapkan cerita-cerita inspiratif.
- Berinteraksi dengan peserta lain dan membangun jaringan dalam komunitas fotografi.
- Berpotensi memenangkan hadiah menarik dan mendapatkan publikasi untuk karya Anda.
Menjadi Bagian dari Perubahan
Melalui BRI inFrame 2026, BRI tidak hanya berusaha untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya ekonomi kerakyatan, tetapi juga menciptakan platform untuk berbagi cerita, pengalaman, dan inspirasi. Setiap foto yang dihasilkan dapat menjadi jendela untuk melihat lebih dalam bagaimana ekonomi kerakyatan berperan dalam kehidupan masyarakat.
Dari pelaku usaha yang berjuang untuk mengembangkan usaha mereka, hingga komunitas yang saling mendukung dalam menghadapi tantangan, semua cerita ini layak untuk diabadikan. Melalui medium fotografi, kita dapat bersama-sama merayakan keberagaman dan semangat optimisme yang ada di antara masyarakat Indonesia.
Kesimpulan
BRI inFrame 2026 adalah peluang emas bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam mendokumentasikan dan menyebarkan kisah ekonomi kerakyatan Indonesia. Melalui kompetisi ini, BRI mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik. Dengan menangkap momen-momen berharga melalui lensa kamera, kita tidak hanya menciptakan karya seni, tetapi juga menyuarakan harapan dan aspirasi masyarakat.
➡️ Baca Juga: Penutupan Situasional Tol Dalam Kota Jakarta Arah Grogol Menuju Slipi
➡️ Baca Juga: Definisi Alis Waterproof: Tahan Air untuk Penampilan Estetik yang Selalu Sempurna



