Laga seru diprediksi akan tersaji saat Borneo FC berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada pekan ke-25 Super League 2025-2026. Pertandingan yang sangat dinantikan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada hari Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 20.30 WIB. Kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk menjaga performa positif mereka di liga, menjadikan duel ini sebagai momen yang sangat penting.
Duel Sengit di Stadion Segiri
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyadari tantangan yang harus dihadapi oleh timnya dalam laga tandang ini. Borneo FC dikenal memiliki daya tarik yang kuat saat bermain di hadapan para pendukungnya. Terlebih, laga ini bertepatan dengan peringatan ulang tahun klub yang ke-12, menambah semangat tim tuan rumah.
“Ini harus menjadi momen spesial bagi tim yang bermain di rumah. Pertama-tama, saya tidak tahu apakah saya diperbolehkan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Borneo FC,” ungkap pelatih asal Portugal tersebut.
Tavares menekankan, “Meskipun usia 12 tahun masih terbilang baru, Borneo FC sudah menciptakan sejarah yang layak dihargai. Jadi, selamat untuk mereka.”
Tantangan Cedera dan Rekor Buruk Persebaya
Meskipun telah mempersiapkan diri dengan baik, Persebaya dihadapkan pada masalah cedera yang menimpa beberapa pemain kunci. Kondisi ini membuat Tavares harus menunggu informasi terbaru sebelum menentukan susunan pemain yang siap diturunkan dalam laga tersebut.
Selain itu, Tavares juga memperingatkan timnya akan catatan impresif Borneo FC saat bermain di kandang. Persebaya sendiri sudah cukup lama tidak merasakan kemenangan di markas lawan, yang menjadi perhatian serius bagi mereka.
“Kami memahami bahwa Borneo adalah tim yang tangguh. Terlebih, pada pertandingan terakhir, mereka mencatatkan hasil positif di kandang Persija,” kata Bernardo Tavares.
Ia menambahkan, “Melihat catatan pertemuan antara Borneo dan Persebaya, terakhir kali Persebaya memenangkan laga di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019. Ini berarti hampir tujuh tahun. Itu adalah waktu yang sangat lama, dan menunjukkan kekuatan Borneo saat bermain di kandang.”
Head-to-Head Imbang, Tavares Tekankan Fokus
Pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir menunjukkan bahwa persaingan mereka sangat ketat. Dua laga terakhir di antara keduanya bahkan berakhir imbang. Pada 20 Desember 2025, Borneo FC dan Persebaya bermain 2-2 di Surabaya, sementara pertemuan sebelumnya di Stadion Segiri pada 18 Mei 2025 juga berakhir tanpa pemenang dengan skor 1-1.
Dalam tujuh pertemuan terakhir, Persebaya berhasil meraih tiga kemenangan, sedangkan Borneo FC mengantongi dua kemenangan, dengan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
Bagi Bernardo Tavares, kunci untuk menghadapi tantangan berat melawan Borneo FC adalah mempertahankan sikap positif dan fokus selama pertandingan. “Kami menyadari bahwa ini akan menjadi pertarungan yang sulit, tetapi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk meraih hasil yang positif di sini,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
➡️ Baca Juga: Manfaat Optimal dari Paket Bundling XLSMART dan Xiaomi 17 untuk Pengguna Anda
➡️ Baca Juga: Indosat Tuntas Membayar Obligasi dan Sukuk Senilai Rp56 Miliar
