178 Ribu Tiket Terjual: Whoosh Jadi Pilihan Utama Masyarakat untuk Silaturahmi Lebaran

Jakarta – Dalam suasana Lebaran yang penuh kehangatan, masyarakat Indonesia semakin memilih kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi utama untuk berkunjung ke keluarga di Bandung dan Jakarta. Keputusan ini tidak hanya didasarkan pada kenyamanan, tetapi juga pada efisiensi waktu yang ditawarkan oleh kereta cepat ini.
Pilihan Utama untuk Silaturahmi
General Manager Corporate Secretary PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa Lebaran tahun ini menandai tahun ketiga Whoosh beroperasi secara komersial sejak peluncurannya pada bulan Oktober 2023. Dengan pengalaman yang terus berkembang, Whoosh telah menjadi pilihan yang sangat diminati selama periode mudik Lebaran.
“Meskipun jarak antara Jakarta dan Bandung cukup jauh, waktu tempuh yang hanya berkisar antara 30 hingga 47 menit membuat Whoosh menjadi pilihan yang menarik untuk silaturahmi di hari Lebaran,” jelas Eva Chairunisa dalam pernyataannya di Jakarta.
Efisiensi Waktu dalam Perjalanan
Waktu tempuh yang singkat dari Jakarta ke Bandung, maupun sebaliknya, memungkinkan masyarakat untuk merencanakan kunjungan ke keluarga dengan lebih leluasa. Banyak penumpang yang memanfaatkan kesempatan ini untuk tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga untuk berwisata di kedua kota tersebut.
“Di hari kedua Lebaran, kami mencatat bahwa sebagian besar penumpang memang datang untuk bersilaturahmi, namun ada juga yang memanfaatkan waktu untuk berlibur,” tambah Eva.
Volume Penumpang yang Meningkat
Pada hari Minggu, 22 Maret 2026, volume penumpang Whoosh diperkirakan akan mencapai lebih dari 21 ribu orang. Penjualan tiket yang masih berlangsung hingga keberangkatan terakhir menjadi salah satu faktor pendorong tingginya angka ini.
Data menunjukkan bahwa mulai tanggal 18 Maret, penjualan tiket Whoosh mengalami lonjakan signifikan. Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 13 hingga 30 Maret 2026, total penjualan tiket mencapai sekitar 178 ribu. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga masa liburan berakhir.
Personel Pengamanan untuk Kenyamanan Penumpang
Dalam upaya menjaga kelancaran dan keamanan selama periode mudik Lebaran, PT KCIC menyiapkan sebanyak 551 personel pengamanan. Tim ini terdiri dari petugas pengamanan internal KCIC, personel operasional, serta dukungan dari TNI dan Polri.
- Petugas pengamanan internal KCIC
- Petugas pengamanan operasional
- Dukungan dari TNI
- Dukungan dari Polri
- Penempatan di stasiun dan jalur operasional
Eva menekankan bahwa KCIC berkomitmen untuk menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan selama periode angkutan Lebaran. Keberadaan petugas pengamanan ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi penumpang.
Optimalisasi Pelayanan Selama Angkutan Lebaran
Untuk memastikan bahwa operasional dan pelayanan Whoosh berjalan dengan optimal, KCIC juga menyiagakan berbagai personel operasional. Hal ini dilakukan agar semua aspek perjalanan dapat berjalan dengan baik, dari keberangkatan hingga kedatangan.
Peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan Whoosh selama masa Lebaran menunjukkan bahwa kereta cepat ini telah berhasil memenuhi kebutuhan masyarakat akan moda transportasi yang efisien dan nyaman. Dengan demikian, Whoosh tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga simbol kemudahan dalam menjalin silaturahmi di hari yang penuh berkah ini.
Dalam konteks Lebaran yang penuh makna, pilihan masyarakat untuk menggunakan Whoosh sebagai alat transportasi diharapkan dapat terus meningkat. Hal ini tidak hanya berkontribusi terhadap kenyamanan perjalanan, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor transportasi yang semakin penting dalam masyarakat modern.
Kesimpulan: Whoosh, Solusi Transportasi di Hari Raya
Dengan efisiensi waktu dan kenyamanan yang ditawarkan, Whoosh telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran dengan berkumpul bersama keluarga. Dengan demikian, tidak heran jika 178 ribu tiket terjual selama periode Lebaran ini, menandakan bahwa Whoosh telah berhasil menjadi bagian integral dari tradisi silaturahmi masyarakat Indonesia.
➡️ Baca Juga: APBN 2026 Dalam Sorotan Puan: Keberhasilan DPR Menjaga Kesejahteraan Rakyat di Tengah Konflik Global Melalui Kekuatan Fiskal
➡️ Baca Juga: Destinasi Golf Kelas Dunia di Australia Barat dengan Lanskap Ikonik yang Menawan




