LPG 3 Kg Mengalami Kelangkaan Jelang Idulfitri di Bandung Barat

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, masyarakat di Kabupaten Bandung Barat mulai merasakan dampak dari kelangkaan gas LPG ukuran 3 kilogram. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga yang bergantung pada pasokan gas untuk kebutuhan sehari-hari, terutama saat menjelang perayaan besar seperti Lebaran.
Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bandung Barat
Dalam beberapa hari terakhir, gas LPG berukuran 3 kg yang bersubsidi sulit ditemukan di berbagai tempat pengecer. Banyak warga yang terpaksa mencari ke berbagai lokasi untuk mendapatkan pasokan gas ini, dan tidak jarang mereka pulang tanpa membawa apapun.
Salah satu warga Ngamprah, Rachmiaty, mengungkapkan bahwa kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. “Saya sudah mencoba mencari di beberapa warung, tetapi stoknya sering kali kosong,” ujarnya dengan nada prihatin.
Kekhawatiran Masyarakat
Rachmiaty juga menyampaikan kekhawatirannya terkait kemungkinan habisnya pasokan gas saat ia membutuhkan untuk memasak makanan lebaran. “Saya sangat cemas jika saat ingin memasak untuk Lebaran, gasnya malah tidak ada,” tambahnya.
Kelangkaan gas ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan, tetapi juga dapat berpotensi menyebabkan kenaikan harga di pasaran. Rachmiaty mencatat, “Biasanya, ketika barang langka, harga pun ikut melonjak. Itu yang menjadi kekhawatiran saya,” jelasnya.
Dia berharap agar pemerintah segera mengambil langkah untuk memastikan distribusi gas LPG 3 kilogram dapat berjalan lancar, terutama menjelang hari raya. “Saya berharap menjelang Lebaran seperti sekarang, masyarakat tidak perlu kebingungan hanya untuk mencari gas,” tuturnya.
Pengalaman Warga Lainnya
➡️ Baca Juga: Len Tampilkan Inovasi Otak Pengatur Sistem Tempur Kapal Perang kepada Kemenhan
➡️ Baca Juga: Sekretariat DPRD Lampung Mendukung Program ASRI: Upaya Optimasi Peringkat Google
