ITS Wisuda 1.770 Wisudawan Siap Saing Global dalam Acara Wisuda ke-133

Pendidikan tinggi di Indonesia terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, dan salah satu momen bersejarah dalam perjalanan akademik adalah wisuda. Pada acara Wisuda ke-133, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merayakan kelulusan 1.770 wisudawan selama dua hari, dimulai pada Sabtu, 18 April. Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang memberikan sambutan pada hari pertama. Momen ini bukan hanya sekedar seremoni, tetapi juga menjadi simbol kesiapan para lulusan untuk bersaing di kancah global.
Rektor ITS Menyampaikan Sambutan Penuh Harapan
Dalam sambutannya, Rektor ITS, Bambang Pramujati, menyampaikan kebanggaan dan rasa syukur kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studi mereka. Ia mengucapkan selamat dan berharap agar ilmu yang diperoleh dapat dijadikan bekal untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Selamat atas pencapaian yang telah diraih, semoga setiap ilmu yang didapatkan menjadi modal berharga dalam menghadapi kehidupan selanjutnya,” ungkap Rektor ke-13 ITS ini dengan penuh semangat.
Pesan Motivasi dari Menteri Transmigrasi
Di kesempatan yang sama, Menteri Iftitah juga memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan. Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi tantangan yang ada di depan. “Selamat atas pencapaian yang telah anda semua raih, semoga kesuksesan selalu menyertai dalam menghadapi dunia yang penuh dengan tantangan,” katanya, menambah motivasi kepada para lulusan untuk tidak hanya berpuas diri, tetapi terus berinovasi dan berusaha.
Pembagian Sesi Wisuda yang Terorganisir
Pada hari pertama wisuda, terdapat 702 wisudawan yang berasal dari berbagai fakultas, termasuk Fakultas Sains dan Analitika Data, Fakultas Teknologi Kelautan, Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas, serta Fakultas Vokasi. Pembagian sesi ini mencerminkan keragaman program studi yang ada di ITS, dan menunjukkan betapa banyaknya talenta yang dihasilkan oleh institusi ini.
Hari Kedua Wisuda dengan Sesi Berbeda
Pada hari kedua dari Wisuda ke-133, acara dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh wisudawan dari Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, serta Fakultas Kedokteran dan Kesehatan. Sementara sesi kedua dikhususkan bagi wisudawan dari Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi serta pelantikan lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur.
Penghargaan untuk Wisudawan Berprestasi
Wisuda kali ini juga menjadi momen penghargaan bagi wisudawan yang telah menunjukkan prestasi luar biasa selama masa studi mereka. Rektor Bambang Pramujati menekankan bahwa prestasi yang diraih para lulusan menegaskan kualitas dan daya saing tinggi lulusan ITS di tingkat global. “Prestasi yang ditorehkan menunjukkan bahwa lulusan ITS siap bersaing dalam dunia yang semakin kompetitif,” tambahnya.
Data Prestasi Wisudawan
Dari total 1.770 wisudawan, 271 di antaranya lulus dengan predikat Cum Laude, 106 dengan predikat Magna Cum Laude, dan 57 dengan predikat Summa Cum Laude. Di antara 128 penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K), terdapat 30 lulusan berpredikat Cum Laude, tujuh dengan Magna Cum Laude, dan satu dengan Summa Cum Laude. Ini menunjukkan bahwa akses pendidikan yang merata dapat melahirkan lulusan-lulusan berkualitas tinggi.
Wisudawan Terbaik dengan IPK Mengagumkan
Pada program Sarjana (S1), gelar wisudawan terbaik diraih oleh Christopher Jason Santoso dari Departemen Studi Pembangunan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,98. Selain itu, Christopher juga merupakan penerima Beasiswa KIP-K dan diikuti oleh Muhammad Tsaqif dari Departemen Statistika dengan IPK 3,87. Pencapaian ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras para mahasiswa dalam mengejar pendidikan yang berkualitas.
Wisudawan Terbaik Sarjana Terapan dan Pascasarjana
Untuk jenjang Sarjana Terapan (D4), wisudawan terbaik dipegang oleh Muhammad Fadhli dari Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur dengan IPK 3,78. Sementara pada program Magister (S2), sebanyak sembilan wisudawan berhasil meraih IPK sempurna 4, dan tiga lulusan Doktor (S3) juga mencetak prestasi yang sama. Hal ini menunjukkan standar akademik yang tinggi dan komitmen ITS dalam mencetak lulusan yang berkualitas.
Lulusan Pertama dari Fakultas Kedokteran dan Kesehatan
Acara wisuda kali ini juga mencatat sejarah dengan kelulusan pertama dari Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, berupa Program Studi S1 Teknologi Kedokteran. Selain itu, Fakultas Teknik Elektro juga melahirkan lulusan pertama dari Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi. Ini menjadi bukti nyata bahwa ITS terus berinovasi dalam menyediakan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pesan Penutup dari Rektor
Di akhir sambutannya, Rektor Bambang Pramujati mengingatkan semua wisudawan untuk selalu menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh untuk kebaikan bangsa dan negara. Ia menekankan pentingnya semangat juang yang tak pernah padam agar lulusan ITS dapat terus berkontribusi di tingkat global. “Jaga nama baik almamater, terapkan ilmu yang telah didapat, dan teruslah berjuang untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” pesan beliau.
Komitmen ITS terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Penyelenggaraan Wisuda ke-133 ini juga mencerminkan komitmen ITS dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Dengan mencetak lulusan yang unggul, ITS berupaya untuk berkontribusi pada pembangunan pendidikan yang lebih baik di Indonesia. Selain itu, dukungan terhadap kesetaraan gender juga menjadi fokus utama dalam memberikan kesempatan yang merata kepada semua mahasiswa.
Investasi untuk Masa Depan Mahasiswa
ITS berkomitmen untuk memastikan kelancaran proses belajar mahasiswanya melalui investasi jangka panjang Dana Abadi ITS. Dalam upacara Wisuda ke-133 ini, ITS juga melengkapi acara dengan penggunaan kode batang Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di belakang kursi setiap wisudawan dan tamu undangan, yang mendukung keberlanjutan SDGs, khususnya pada poin ke-10 tentang pengurangan kesenjangan.
Menyiapkan Lulusan untuk Menjadi Profesional
Pentingnya persiapan lulusan untuk menjadi profesional yang kompeten juga menjadi perhatian utama bagi ITS. Lulusan ITS dididik tidak hanya untuk siap berkontribusi bagi bangsa, tetapi juga untuk mendukung SDGs poin ke-8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kehadiran mahasiswa internasional juga mencerminkan komitmen ITS dalam mewujudkan SDGs poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
➡️ Baca Juga: DPRD DKI Mendorong Regulasi Baru untuk Mewujudkan Sistem Pangan yang Transparan
➡️ Baca Juga: Mengoptimalkan Rutinitas Fitness Anda di Tengah Kesibukan Kerja: Panduan Praktis



