slot depo 10k slot depo 10k
Pendidikan

Putra Dekan FKIP UMS Raih Cumlaude dan Lulus Sebagai Aktivis di Momen Wisuda

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) baru saja melaksanakan Upacara Wisuda untuk Sarjana, Magister, dan Doktor pada Periode III Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan pada tanggal 3-4 April. Di tengah ribuan wisudawan, seorang individu yang mencuri perhatian adalah Ilham Hafizha Maulana Anam, S.Ked., lulusan dari program studi Kedokteran UMS. Ia berhasil meraih gelar cumlaude sekaligus diakui sebagai wisudawan kategori Aktivis. Ilham adalah putra dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum. Momen paling emosional terjadi saat prosesi pemindahan samir dan penyerahan ijazah, di mana Anam Sutopo menggendong putranya yang baru saja menyelesaikan studi, menciptakan suasana penuh haru bagi keluarga dan semua hadirin yang hadir.

Perjalanan Unik Ilham Hafizha Maulana Anam

Perjalanan akademik Ilham cukup menarik. Ia mengungkapkan bahwa selama masa SMP dan SMA, ia tidak memiliki pengalaman berorganisasi. Namun, semuanya berubah ketika ia memasuki dunia perkuliahan di UMS. “Dulu saya tidak terlibat dalam organisasi sama sekali. Baru saat kuliah saya mulai belajar dan ternyata mendapatkan kepercayaan besar dari teman-teman,” ujarnya.

Kepercayaan tersebut membuahkan hasil ketika pada tahun 2023, Ilham terpilih sebagai Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran UMS. Selain itu, ia juga aktif dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Ar-Razi FK UMS sebagai Ketua Bidang Media dan Komunikasi. Pengalamannya dalam organisasi semakin luas saat ia berkesempatan menghadiri Indonesian Medical Students’ Summit (IMSS) 2024 di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Pengalaman Berharga di IMSS 2024

Forum nasional IMSS menjadi salah satu pengalaman paling berkesan bagi Ilham. Di sana, ia dapat bertemu dan berdiskusi dengan pemimpin BEM dari fakultas kedokteran se-Indonesia. “Itu adalah salah satu momen yang paling berkesan. Saya bisa bertemu dan berdiskusi dengan Gubernur BEM FK se-Indonesia, membuka wawasan baru tentang peran mahasiswa kedokteran,” tambahnya.

Menjaga Prestasi Akademik di Tengah Kesibukan

Meskipun sibuk dengan berbagai aktivitas organisasi, Ilham tetap berhasil mempertahankan prestasi akademiknya dan lulus dengan predikat cumlaude. Menurutnya, kunci keberhasilan terletak pada kemampuan untuk mengenali metode belajar dan disiplin dalam manajemen waktu. “Setelah mengetahui cara belajar yang efektif, tugas selanjutnya adalah mengatur waktu. Ada skala prioritas antara yang mendesak dan penting. Dari situ, semuanya bisa berjalan beriringan,” jelasnya.

Makna Menjadi Mahasiswa

Bagi Ilham, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mencapai nilai tinggi, tetapi juga tentang proses pembentukan karakter dan kepemimpinan. Ia merasakan hal ini selama menjalani pendidikan di UMS dan menganggapnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pengalamannya.

Bangga Akan Perkembangan Anak

Prof. Dr. Anam Sutopo, sebagai orang tua, juga menyampaikan rasa bangganya terhadap perkembangan putranya. Ia mengungkapkan betapa terharunya melihat kemajuan Ilham, terutama dalam aspek kepemimpinan yang menurutnya telah berkembang signifikan selama masa kuliah. “Saya menyaksikan perubahan yang sangat besar. Dulu, jiwa kepemimpinan Ilham belum kelihatan, tetapi di UMS justru berkembang pesat. Bahkan, saya terkejut ketika dia dipercaya menjadi Gubernur BEM,” ungkapnya dengan penuh bangga.

Rencana Masa Depan Ilham

Setelah menyelesaikan studi, Ilham memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialisasi, dengan minat khusus pada bidang ortopedi. Ia juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam organisasi profesi kedokteran. Menutup perjalanan akademiknya, Ilham menyampaikan harapan sederhana namun mendalam, yaitu agar ilmu yang ia peroleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Semoga apa yang saya pelajari di UMS bisa bermanfaat bagi bangsa, negara, dan agama,” tutupnya dengan penuh harapan.

Kehadiran Keluarga di Acara Wisuda

Selain Ilham, upacara wisuda ini juga dihadiri oleh putra dan putri dari berbagai dosen dan pejabat yang mempercayakan pendidikan anaknya di UMS. Di antara mereka terdapat anak-anak dari Direktur RS UMS, Direktur RS PKU Wonogiri, Rektor Universitas PKU Surakarta, dan Wakil Dekan III FIK UMS. Kehadiran mereka menegaskan kepercayaan yang dimiliki oleh para akademisi dan pemimpin institusi terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh UMS.

Kepercayaan Terhadap Kualitas Pendidikan UMS

Kehadiran anak-anak dosen dan pejabat tersebut menjadi bukti nyata kepercayaan mereka terhadap kualitas pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ini menunjukkan bahwa UMS tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat yang mampu membentuk karakter dan kepemimpinan mahasiswa.

Dengan berbagai pencapaian yang diraih oleh Ilham dan juga wisudawan lainnya, acara ini menjadi momentum penting yang tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga perjalanan panjang yang telah dilalui. Wisuda ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga momen refleksi bagi setiap individu tentang pertumbuhan dan pengalaman yang telah didapatkan selama masa studi mereka.

Di tengah perjalanan yang penuh tantangan, Ilham Hafizha Maulana Anam menunjukkan bahwa dengan ketekunan, disiplin, dan komitmen, setiap mahasiswa dapat mencapai kebanggaan dan prestasi, termasuk meraih gelar cumlaude wisuda. Ini adalah perjalanan yang inspiratif dan menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan tidak takut mengambil tantangan di dunia perkuliahan.

➡️ Baca Juga: Anya Geraldine Bercerita tentang Momen Mendengar Kabar Duka Vidi Aldiano Meninggal Dunia

➡️ Baca Juga: Wali Kota Yamin Perintahkan Camat dan Lurah Atasi Krisis Sampah di Banjarmasin

Related Articles

Back to top button